Lewati navigasi
Tips dan Doa

Mengapa Kita Bisa Rindu Ka'bah, Padahal Belum Pernah ke Sana?

21 August 2026 3 Min Baca Lutfiah Firdausiah Ersa
Mengapa Kita Bisa Rindu Ka'bah, Padahal Belum Pernah ke Sana?

Pernahkah kamu melihat foto Ka'bah, lalu tiba-tiba hati terasa berbeda? Padahal kamu belum pernah menginjakkan kaki di Makkah, belum pernah bertawaf, belum pernah melihat Ka'bah secara langsung.

Namun entah mengapa, ada rasa haru. Ada kerinduan. Bahkan mungkin pernah terlintas dalam hati:

“Ya Allah, kapan aku bisa ke sana?”, Pertanyaannya, mengapa kita bisa merindukan tempat yang belum pernah kita datangi?

 

Mungkin Hati Kita Sudah Lebih Dulu Sampai

Manusia bisa merindukan banyak tempat karena pernah memiliki kenangan di sana. Tetapi Baitullah berbeda, banyak orang belum pernah melihatnya secara langsung, tetapi sudah merasa rindu. Belum pernah berdiri di hadapannya, tetapi sudah membayangkan bagaimana rasanya mengangkat tangan dan berdoa di sana. Mungkin karena ada perjalanan yang tidak selalu dimulai dengan langkah kaki.


Ada perjalanan yang dimulai dari kerinduan hati, sebelum koper disiapkan, ebelum paspor digunakan, sebelum pesawat membawa kita menuju tanah suci. Terkadang Allah lebih dulu menanamkan rasa ingin datang ke dalam hati dan siapa tahu, rasa rindu itu adalah awal dari sebuah perjalanan.


Jumat, Hari untuk Mengirimkan Kerinduan

Hari Jumat adalah waktu yang tepat untuk berhenti sejenak dari kesibukan. Di antara pekerjaan, target, dan berbagai urusan dunia, mari sisihkan satu doa untuk sebuah perjalanan yang mungkin selama ini hanya kita simpan dalam hati. Sebab bisa jadi, hari ini kita belum memiliki tiket. Tetapi kita sudah memiliki sesuatu yang jauh lebih penting, sebuah hati yang ingin pulang kepada Allah, dan mungkin, setiap perjalanan menuju Baitullah memang selalu dimulai seperti itu.


Bukan dari bandara, bukan dari koper, tetapi dari sebuah kerinduan yang Allah letakkan di dalam hati.